Contoh Pidato Perpisahan Kelas 6 SD

By | 10 Oktober 2019
Pidato-Perpisahan-Kelas-6-SD

Pada tahun ajaran terakhir, setiap siswa kelas 6 SD tentu akan menjalankan perpisahan dengan adik kelas mereka. Dalam acara tersebut pasti ada beberapa sambutan, baik dari kepala sekolah, guru, orang tua dan perwakilan murid. Setiap murid yang melakukannya harus mengetahui bagaimana cara pidato perpisahan kelas 6 SD dengan benar.

Pengertian Pidato Perpisahan

Pidato merupakan suatu kegiatan yang dilakukan seseorang dengan berbicara di depan orang banyak guna menyampaikan pendapat atau aspirasi. Bagi sebagian orang, perpisahan identik dengan sebuah momen yang pastinya akan mengaharukan dan membuat hati terenyuh.

Setiap tahun, sekolah selalu melepaskan siswa siswi nya, baik TK, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Terlebih untuk murid Sekolah Dasar, momen ini pastinya akan selalu terkenang sepanjang masa. Pidato perpisahan kelas 6 SD disampaikan oleh perwakilan dari murid yang akan melanjutkan ke sekolah menengah pertama.

Dimana saat acara pembukaan acara pasti pidato ini disampaikan dengan ucapan terima kasih kepada bapak ibu guru, karena jasa-jasanya yang selama ini telah sabar dan telaten mendidik muridnya, kesan  saat di sekolah dulu, serta pesan kepada adik kelas untuk memberikan motivasi dan semangat belajar.

Isi dari Pidato Kelas 6 SD

Dalam membuat sebuah pidato untuk anak kelas 6 SD tentu harus menyesuaikan dengan pola fikir di usia mereka. Di dalamnya juga terdapat beberapa komponen yang menjadi acuan dan urutan benar saat penyusunan. Berikut ulasan singkatnya:

1. Pembukaan

Sama dengan komponen pidato pada umumnya, harus ada pembukaan di awal pidato. Ucapan ini umunya berisi salam dan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setelah itu, melakukan sedikit intro untuk lebih memperpanjang isi pidato.

Bisa juga diberikan alasan-alasan terkait posisi dari pembaca pidato atau pesan tersebut. Usahakan dalam membuat narasi menggunakan kata yang mudah dipahami dan tidak rancu. Sehingga, pendengar tetap mengikuti alur pembicara.

2. Ucapan Terima Kasih

Komponen berikutnya adalah mengucapkan rasa terima kasih ke beberapa pihak yang telah hadir di tempat tersebut. Namun, hal ini lebih menitik beratkan pada guru yang telah mengajar mereka. Biasanya pesan ini hanya tertulis singkat dan tidak muluk-muluk.

Jika ada tamu undangan istimewa atau pihak pemerintahan, jangan lupa mencantumkan namanya saat melakukan orasi. Tulis nama dengan jelas, karena untuk ukuran siswa kelas 6 SD cenderung tidak memahami jika hanya sekedar diberi tahu.

3. Permintaan Maaf

Isi dari pidato berikutnya adalah permintaan maaf ke beberapa pihak terkait. Terutama dengan guru, teman dan juga adik kelas. Karena dalam masa 6 tahun tentu mengalami beberapa kesalahan atau kenakalan.

Setelah meminta maaf jangan lupa untuk memberi pesan kepada adik kelas. Misalnya saja agar senatiasa rajin belajar dan tidak berbuat salah.

4. Harapan

Harapan di sini memiliki maksud agar kelak setelah melanjutkan ke jenjang SMP akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Selain itu, juga memberi harapan untuk adik kelas, teruatama dalam bidang prestasi. Dengan cara belajar yang rajin.

Harapan juga diberikan kepada guru dan pendidik lainnya. Agar tetap sabar dalam membina dan memantau perkembangan pola fikir adik kelas.

5. Penutup

Untuk penutup biasanya berisi salam perpisahan dari pembicara. Terutama perpisahan dengan guru dan adik kelas. Berikan kata penutup yang dapat menyemangati adik kelas dalam menjalankan pendidikan hingga tamat belajar. Dan di akhiri dengan salam.

Contoh Pidato Perpisahan Kelas 6 SD

Assalamu’alaikum Warrohmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wasahbihi ajma’in amma ba’d

Kepada yang terhormat bapak kepala sekolah, bapak ibu guru beserta seluruh staf di Sekolah Dasar ini, bapak ibu wali murid undangan yang telah hadir pada kesempatan hari ini, dan teman-temanku yang Saya Sayangi.

Pertama-tama marilah kita ucapkap syukur atas rahmad, taufik, hidayah atas karunia yang telah diberikan Allah SWT. Sehingga, bisa berkumpul pada acara ini dengan keadaan sehat wal ‘afiat tanpa ada suatu halangan apapun.

Shalawat dan salam tidak lupa senantiasa Saya ucapkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Yang telah berjuang untuk umatnya. Membawa kita dari zaman kegelapan (jahiliyah) menuju terang benderang yaitu agama islam.

Terimakasih untuk waktu yang telah diberikan, sehingga Saya dapat berdiri di sini untuk menyampaikan pidato perpisahan kelas 6 SD dalam keadaan sehat. Mungkin, pada pertemuan kali ini adalah hari terakhir Kami setelah 6 tahun menimba ilmu Sekolah Dasar ini.

Bapak dan ibu guru, Kami dari kelas 6 mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Tanpa bapak ibu murid-murid tidak akan bisa menjadi sekarang ini. Begitu banyak ilmu yang diajakan, baik ilmu pengetahuan maupun sopan santun yang sangat Kami butuhkan untuk masa depan nanti.

Pada kesempatan kali ini, Kami mohon maaf atas semua kesalahan yang telah dilakukan. Atas tingkah laku serta perbuatan yang mungkin telah membuat Bapak dan Ibu guru marah, kesal ataupun jengkel. Saya harap Bapak juga Ibu guru selalu membuka pintu maaf yang sebesar-besarnya.

Untuk adik-adik kelas yang Saya cintai, sebentar lagi kakak-kakak kelas 6 akan meninggalkan sekolah tercinta ini. Saya berharap kalian meneruskan perjuangan Kami, dan ingat, tuntutlah ilmu setinggi mungkin, belajar dengan rajin. Patuh lah kepada bapak ibu guru yang senantiasa sabar mengajari segala pengetahuan.

Banyak hal yang telah dilalui selama 6 tahun ini, mulai dari mengerjakan tugas, belajar, dan bermain bersama. Terkadang Kami juga membuat bapak ibu guru marah karena kebandelan dan keusilan. Akan tetapi semua ini lah yang membuat masa-masa SD menjadi lebih berwarna dan tidak terlupakan.

Perpisahan bukanlah hal yang kita semua inginkan pastinya. Terlebih lagi banyak kenangan yang telah dilalui baik suka dan juga duka. Akan tetapi hal ini tidak boleh membuat berlarut-larut dalam kesedihan. Merupakan langkah awal untuk meraih cita-cita yang di ingikan. Melanjutkan pendidikan menuju yang lebih tinggi.

Terimakasih kepada orang tua tak henti-hentinya Kami ucapkan. Karena  telah mengantarkan anak-anaknya ke sekolah ini. Dan selalu menemani, menyemangati agar selalu belajar dengan rajin. Sehingga, bisa menjadi murid yang pintar dengan sejuta prestasi.

Demikianlah pidato yang bisa Saya sampaikan. Manusia tidak pernah luput dari kesalahan dan kekhilafat. Apabila ada kata yang kurang berkenan dihati bapak ibu dan teman-teman, Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya

Akhiru kalam, wallahul muwaffiq ila aqwamithaariq

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Baca Juga: Contoh Proposal Usaha yang Baik dan Benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *