4 Syarat Membuat Surat Pindah Yang Musti Dipenuhi!

By | 2 April 2019

Melakukan perpindahan domisili atau menetap di suatu kota/provinsi dll, tentunya harus mengenal surat pindah. Surat pindah ini wajib dibuat untuk masyarakat yang berpindah domisili.

Mengapa?

Hal ini tentunya akan mempermudah segala urusan dengan kota/provinsi tersebut, seperti pembuatan KTP dsb. Bagaimana sih syarat membuat surat pindah?

Syarat Membuat Surat Pindah

Syarat Membuat Surat Pindah

Berikut informasi mengenai surat pindah .

Syarat Membuat Surat Pindah Domisili

Bagi masyarakat yang pindah dari suatu kota serta akan melakukan penetapan di kota tersebut, maka wajib membuat surat pindah. Surat pindah bertujuan agar status kependudukan dari seseorang tersebut jelas. Hal ini juga akan mempermudah urusan ketika melakukan perpanjangan surat menyurat lainnya. Syarat membuat surat pindah pun sangat mudah. Berikut informasinya:

Tetapkan Tujuan Domisili Yang Jelas

Syarat membuat surat pindah yang pertama adalah mempunyai tujuan yang jelas. Mengapa? Dengan adanya tempat tinggal/ alamat domisili yang jelas tentunya akan mempermudah segala urusan yang berkaitan dengan surat pindah ini. Oleh karena itu, tujuan/ alamat domisili yang jelas termasuk persyaratan sebelum melakukan pembuatan surat pindah. Ada beberapa kategori domisili:

  • Pindah RT/ RW/ Kelurahan yaitu pindah domisili yang sangat mudah di urus. Mengapa? Karena masih dalam jangkauan yang dekat.
  • Pindah Kecamatan yaitu pindah domisili yang lumayan mudah diurus. Mengapa? Karena hampir sama dengan pindah RT/ RW/ Kelurahan .
  • Pindah Kabupaten yaitu pindah domisili yang tingkat kesulitannya diatas pindah kecamatan. Namun hal ini akan sangat mudah dilakukan apabila menjalani prosedur yang jelas dan tepat.
  • Pindah Provinsi yaitu pindah domisili yang tingkat kesulitannya diatas pindah kabupaten. Masyarakat bisa melakukan pindah antar provinsi maupun antar kota.
  • Pindah ke luar negeri yaitu pindah domisili yang memiliki tingkat kesulitan yang sangat sulit. Namun apabila mengikuti prosedur dengan tepat pastinya akan sangat mudah.

 

Mempunyai Kartu Keluarga (KK)

Seseorang yang melakukan pindah domisili harus mempunyai kartu keluarga yang jelas. Kartu keluarga tersebut harus di fotokopi sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, disarankan untuk memperbanyak fotokopi KK. Hal ini bertujuan agar proses pembuatan surat pindah menjadi mudah.

Mempunyai Kartu Tanda Penduduk

Seseorang yang melakukan pindah domisili harus mempunyai kartu tanda penduduk yang jelas dan asli. Kartu tanda penduduk tersebut harus di fotokopi sesuai kebutuhan. Disarankan agar memperbanyak fotokopi KTP. Hal ini bertujuan agar proses pembuatan surat pindah menjadi lebih mudah.

Siapkan Pas Foto 3×4

Syarat yang terakhir adalah memiliki pas foto. Disarankan agar mencetak pas foto sebanyak mungkin. Mengapa? Hal ini akan mempermudah proses pembuatan surat pindah. Oleh karena itu persiapkan semuanya dengan banyak agar tidak membuang-buang waktu saat pembuatan surat pindah.

Cara Membuat Surat Pindah Sesuai Domisili

Setelah mengetahui syarat apa saja yang dibutuhkan maka langkah selanjutnya adalah mengetahui cara pembuatannya sesuai dengan domisili. Diatas telah dijelaskan bahwa ada beberapa kategori mengenai pindah domisili. Nah, disini akan dibahas satu per satu mengenai syarat beserta cara pembuatannya. Berikut cara membuat serta syarat membuat surat pindah sesuai domisili.

1. Pindah RT/RW/Kelurahan

Apabila seseorang melakukan pindah domisili antar RT/ RW/ Kelurahan, maka tidak akan menemukan kesulitan.

Mengapa?

Karena hal ini masih mudah untuk diurus serta tidak terlalu sulit. Penasaran? Berikut cara membuat serta syarat membuat surat pindah domisili RT/ RT/ Kelurahan tertentu:

  • Harus mempunyai surat pengantar. Surat pengantar merupakan surat yang berisi pengantar pindah domisili ke tempat tertentu. Seseorang yang hendak pindah harus mendapatkan surat pengantar yang ditandangani oleh ketua RT/ RW bersangkutan.
  • Setelah itu, seseorang tersebut harus pergi ke kantor kelurahan/ desa. Dengan membawa surat pengantar pindah domisili, KK, KTP serta pas foto.
  • Setelah itu, minta pihak Kelurahan/ Desa untuk membuat surat pindah domisili ke tempat tertentu. Surat pindah ini harus ditandangani oleh kepala desa/ lurah.
  • Tahap terakhir adalah ke kantor kecamatan. Disini akan ada proses penghapusan domisili dari KK lama menjadi KK baru. Setelah proses ini selesai, maka surat pindah dapat digunakan untuk membuat KK baru dengan domisili baru.

2. Pindah Domisili Satu Kecamatan

Apabila seseorang melakukan pindah domisili antar kelurahan namun masih 1 kecamatan maka wajib mengurus surat pindah. Cara membuat serta syarat membuat surat pindah untuk kategori ini sama seperti dengan pindah RT/ RW/ Kelurahan. Masih mudah dan tidak ribet. Untuk caranya sama seperti yang diatas.

3. Pindah Domisili Antar Kecamatan Tapi 1 Kabupaten

Apabila seseorang melakukan pindah domisili antar kecamatan dan masih dalam 1 kabupaten maka wajib mengurus surat pindah. Mengapa? Karena dengan adanya alamat domisili yang jelas tentunya akan mempermudah seseorang dalam melakukan pengurusan surat menyurat. Oleh karena itu surat pindah wajib dibuat. Berikut cara membuat serta syarat membuat surat pindahnya:

  • Harus membuat surat pengantar pindah domisili. Surat ini harus dibuat dan ditandatangani oleh kepala RT/ RW bersangkutan
  • Setelah itu, lanjut ke kantor desa/ lurah. Di kelurahan/ desa mintalah untuk dibuat surat pengantar pindah domisili yang ditandatangani oleh kepala desa/ lurah. Hal ini sebagai pengantar di kecamatan.
  • Kemudian, bawa surat pengantar dari desa/ lurah beserta dokumen seperti KK, KTP dan pas foto ke kecamatan. Mintalah pihak kecamatan untuk membuat surat pindah domisili ke tempat tertentu.
  • Dan tahap terakhir, mintalah pihak kecamatan untuk melakukan perbaikan alamat/ pencoretan dari alamat lama menjadi alamat baru di Kartu Keluarga. Hal ini dilakukan untuk membuat KK baru dan alamat baru sesuai surat pindah domisili.

4. Pindah Domisili Kabupaten Tapi 1 Provinsi/ Keluar Kota

Untuk kategori pindah domisili yang satu ini memiliki tingkat kesulitan yang agak sulit dibandingkan kategori lainnya. Namun apabila seseorang melakukannya sesuai prosedur tentunya akan terasa mudah. Berikut cara membuat serta syarat membuat surat pindah domisili untuk kategori ini:

  • Harus membuat surat pengantar pindah domisili. Surat ini harus dibuat dan ditandatangani oleh kepala RT/ RW bersangkutan
  • Setelah itu, lanjut ke kantor desa/ lurah. Di kelurahan/ desa mintalah untuk dibuat surat pengantar pindah domisili yang ditandatangani oleh kepala desa/ lurah. Hal ini sebagai pengantar di kecamatan.
  • Kemudian bawa surat pengantar dari desa/ lurah ke kecamatan. Hal ini bertujuan untuk dibuatkan surat pengantar domisili yang ditandatangani oleh camat.
  • Tahap terakhir adalah bawa surat pengantar domisili dari camat, Kartu keluarga, KTP, pas foto dan lainnya ke Dispendukcapil kabupaten/ kota bersangkutan. Dispendukcapil akan melakukan proses pembuatan surat pindah domisili dalam waktu 12 hari.

5. Pindah Domisili Antar Provinsi Tertentu

Apabila melakukan pindah domisili antar provinsi maka wajib membuat surat pindah. Surat pindah sangat penting ketika melakukan pembuatan KTP, KK dsb. Oleh karena itu wajib membuat surat pindah domisili sesuai aturan dan syarat yang berlaku. Cara membuat serta syarat membuat surat pindah antar provinsi sama halnya dengan pindah kabupaten seperti diatas.

6. Pindah Domisili Ke Luar Negeri

Tingkat kesulitan dalam mengurus surat pindah yang satu ini sangat sulit. Namun dengan mengikuti petunjuk dan prosedur yang benar tentunya akan terasa mudah. Cara membuatnya dan persyaratan pun sama dengan pindah kabupaten/ provinsi seperti di atas. Oleh karena itu lakukan cara tersebut dengan satu per satu.

Nah, itulah informasi mengenai cara membuat serta syarat membuat surat pindah. Bagi seseorang yang ingin melakukan pindah domisili antar kelurahan/ kecamatan/ kabupaten/ provinsi bahkan luar negeri bisa menjadikan artikel ini sebagai referensi. Dengan adanya artikel ini, tentu akan membuat seseorang menjadi tau bagaimana cara melakukan proses surat pindah domisili.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *