9 Contoh Penulisan Rumusan Masalah Terlengkap

By | 7 Oktober 2019

Rumusan masalah adalah bagian mendasar dari sebuah karya ilmiah yang perannya sangat penting. Bagian ini nantinya digunakan untuk menentukan berbagai poin yang ada termasuk salah satunya metodologi dan teori. Sehingga dalam penyusunan rumusan masalah, harus benar-benar dipikirakan dan melihat berbagai sumber serta contoh rumusan masalah yang ada.

Contoh rumusan masalah yang ada bisa dijadikan sebagai rujukan cara menentukan rumusan masalah dan apa saja yang perlu ada.  Penentuan ini tidak perlu terburu-buru karena bisa dibilang merupakan 50% dari makalah atau karya ilmiah tersebut.

Fungsi Rumusan Masalah

Rumusan masalah berfungsi sebagai rujukan pengambilan metodologi dan juga teori yang digunakan. Selain 2 hal tersebut, rumusan masalah masih memiliki beberapa poin penting lain. Poin-poin ini sangat krusial dan menentukan bagaimana hasil akhir dari makalah atau karya tulis.

Untuk lebih lanjut poin-poin krusial tersebut bisa di baca pada rincial fungsi rumusan masalah di bawah ini :

Pedoman

Karya tulis atau makalah yang dibuat harus memiliki pedoman, agar bisa selesai dan menghasilkan sesuatu. Pedoman ini, berkaitan erat dengan rumusan masalah karena nantinya untuk mendapatkan jawaban yang dicari dan akan diulas pada bab-bab selanjutnya.

Menjadi Alasan

Untuk mengetahui mengapa karya tulis itu dibuat, semuanya akan ada dan tergambar dengan jelas pada rumusan masalah. Sehingga para pembaca tidak akan salah paham dan mengerti betul apa gagasan yang ingin dicapai atau diangkat dalam karya tulis.

Menentukan Jenis Data

Sebuah karya ilmiah tentunya memerlukan metodologi yang akan digunakan untuk menyelesaikan gagasan yang ingin diungkap. Dari sini kemudian mulai dari instrumen penelitian, teknik analisis data dan contoh rumusan masalah kualitatif atau kuantitatif yang akan dipakai disimpulkan.

Memudahkan Penentuan Sampel dan Populasi

Populasi dan sampel dapat ditentukan dari rumusan masalah yang disusun. Ini karena penelitian yang akan dilaksanakan harus sesuai dan berdasarkan rumusan masalah untuk menemukan kesimpulan.

Untuk itu rumusan masalah memang sangat penting dan tidak bisa dikesampingkan. Semua proses penelitian dan tujuannya akan terungkap dengan berdasar pada rumusan masalah yang pertama ditentukan.

Cara Menulis Rumusan Masalah

Secara garis besarnya, dalam rumusan masalah fakta-fakta dasar masalah dari tujuan atau gagasan yang dituju harus ada. Hal ini seperti yang dibahas tadi, supaya pembaca mengetahui arah kemana karya tulis akan dibawah. Untuk itu untuk menuliskan rumusan masalah yang benar dan dapat dijadikan inti penulisan karya tulis, sebaiknya ikuti cara penulisan berikut :

Cari Sumber Referensi

Jika di awal Anda sudah menentukan mana karya ilmiah yang bisa dijadikan contoh, dari sana Anda bisa mulai melihat referensi yang digunakan. Kumpulkan semua referensi yang bisa Anda dapat dari contoh dan kemudian cari dan tentukan referensi dari sisi Anda.

Tentunya referensi ini harus sesuai bukan saja dengan format atau metode yang akan digunakan, tapi sesuai juga dengan tema atau gagasan karya ilmiah.

Uraikan Masalah Anda

Untuk mempermudah, jangan langsung masuk ke inti ringkasnya, tapi tuliskan semua yang Anda pikirkan tentang masalahnya. Setelah semuanya tertulis dengan detail, barulah kerucutkan permasalahan tersebut menjadi poin-poin. Dari sini akan lebih mudah serta semuanya bisa tercakup dalam rumusan masalah.

Buktikan Poin Masalah

Setelah poin-poin masalah tersusun, selanjutnya buktikan bahwa poin masalah tersebut masih relevan dan belum ada penyelesaiannya. Apabila sudah ada, pastikan bahwa nanti penyelesaian yang Anda ajukan akan lebih baik dan efektif.

Misalnya saja seperti mencocokan poin-poin masalah dengan sumber referensi yang telah Anda dapatkan tadi. Periksa poin-poin dengan jeli dan bukan hanya berdasarkan satu referensi saja, akan lebih baik, jika Anda menggunakan 2 referensi untuk membuktikan 1 poin masalah.

Ajukan Solusi

Setelah poin-poin permasalahan tersusun dengan pasti dan sesuai dengan referensi yang Anda, ajukan solusi terbaik. Solusi ini haruslah ringkas, jelas dan tidak bertele-tele sehingga orang yang membacanya tidak akan salah paham serta mengerti tujuan dari rumusan masalah.

Menjelaskan Solusi

Menentukan solusi yang akan digunakan tidaklah cukup untuk sebuah karya ilmiah, karena solusi yang digunakan harus relevan. Solusi yang ada juga harus bisa menjawab permasalahan yang timbul baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pada tahap ini, Anda sekaligus bisa mengecek ulang apakah solusi yang diajukan sudah benar-benar sesuai. Apabila solusi yang diajukan belum sesuai, maka coba ajukan lagi alternatif solusi lain yang mungkin akan lebih baik.

Tentu saja setelah mengajukan ulang solusi, Anda harus menjelaskannya lagi dan kembali menilainya. Tidak ada masalah jika tahap ini terus diulang-ulang dan memakan waktu lama, karena dasar dari karya ilmiah ada disini. Jika bagian ini tidak disusun dengan baik, maka akan mempengaruhi seluruh isi, hasil, tujuan dan juga inti yang ingin disampaikan.

Simpulkan Masalah yang Ada dan Solusi Akhirnya

Kesimpulan ini tidak usah terlalu panjang atau mengulang lagi apa yang sudah dijelaskan di paragraf sebelumnya. Anda hanya perlu langsung masuk ke inti, menyarankan solusi yang Anda kemukakan dengan ringkas dan semudah mungkin.

Contoh Rumusan Masalah

Pengertian rumusan masalah yang dituju harus dalam bentuk kalimat tanya yang padat dan langsung mengarah ke inti permasalahan. Setiap rumusan masalah jelas berbeda tergantung topik atau tema penelitian yang akan dilakukan.

Anda bisa melihat beberapa contoh rumusan masalah yang berbeda untuk berbagai topik di bawah ini

1. Rumusan Masalah Pergaulan Bebas Pada Remaja

Contoh rumusan masalah makalah di bawah ini membahas mengenai pergaulan bebas pada remaja. Sehingga yang dibahas tentu mengenai pergaulan bebas itu sendiri, barulah masuk ke bagian remaja dan dampaknya, berikut rinciannya :

  • Apa yang dimaksud pergaulan bebas?
  • Siapa yang tergolong remaja?
  • Apa faktor penyebab pergaulan bebas terjadi?
  • Apa dampak pergaulan bebas bagi remaja?
  • Apa dampak pergaulan bebas bagi lingkungan sekitar?
  • Apakah ada konsekuensi hukum yang berlaku?
  • Bagaimana cara mengurangi dan mencegah terjadinya pergaulan bebas ?

2. Contoh Rumusan Masalah Perbedaan Bahasa pada Kebudayaan Jawa

Topik atau tema penelitian diatas termasuk contoh rumusan masalah metode ilmiah. Dalam kasus ini ilmu humaniora dan sosial juga dipakai dalam penyusunan rumusan masalah berikut

  • Bahasa apa saja yang digunakan dalam kebudayaan jawa?
  • Apa faktor yang mempengaruhi perbedaan bahasa pada kebudayaan Jawa?
  • Apakah perbedaan bahasa yang digunakan sangat signifikan?
  • Bagaimana perbedaan kebudayaan bahasa Jawa yang ada mempengaruhi hubungan sosial?

3. Contoh Rumusan Masalah Mengenai Narkoba

Dengan tema yang luas dan tidak menyebutkan spesifik jenis narkoba yang dimaksud, maka dalam rumusan masalah pembahasanya juga luas.

  • Apa narkoba itu?
  • Sampai saat ini ada berapa jenis narkoba yang diketahui?
  • Apa dampak negatif narkoba?
  • Siapa saja yang bisa menjadi korban narkoba?
  • Apa yang mendasari penggunaan narkoba?
  • Bagaimana mencegah orang menggunakan narkoba?

4. Contoh Rumusan Masalah Kesehatan Lingkungan

Rumusan masalah kesehatan lingkungan berarti membahas kesehatan lingkungan dan bukan lingkungan secara umum. Jadi rumusan masalahnya harus mengerucut kepada kesehatan lingkungan saja seperti berikut :

  • Apa yang dimaksud kesehatan lingkungan?
  • Apa ciri dan syarat lingkungan sehat?
  • Sejauh mana ruang lingkup yang termasuk dalam kategori kesehatan lingkungan?
  • Bagaimana cara menjaga kesehatan lingkungan?
  • Apa tujuan menjaga kesehatan lingkungan?
  • Siapa saja yang harus berpartisipasi ikut menjaga kesehatan lingkungan?

5. Contoh Rumusan Masalah Bisnis Usaha Makanan

Dalam rumusan masalah bisnis usaha, tujuannya untuk menunjukan kepada calon investor sebesar apa keseriusan Anda. Dalam rumusan masalah harus terlihat jelas sedalam apa usaha ini dibahas, seperti misalnya pada contoh berikut :

  • Siapa target konsumen yang dituju?
  • Seberapa besar pasar yang bisa dijangkau?
  • Strategi pemasaran apa yang akan dilakukan guna meningkatkan omset penjualan?
  • Bagaimana menghemat biaya produksi?
  • Bentuk promosi apa saja yang bisa dilakukan dan berapa lama durasinya?

6. Contoh Rumusan Masalah Laporan PKL

Praktek Kerja Lapangan biasanya dilakukan oleh mahasiswa semester 5 atau anak SMK. Pada rumusan masalah harus langsung membahas PKL di tempat melakukan PKL dan bukan secara umum. Baru kemudian dilanjutkan membahas tema PKL yang dibahas atau tujuan PKL Anda di sana.

  • Bagaimana pelaksanaan PKL di SMK 1?
  • Seperti apa sistem penilaian PKL di SMK 1?
  • Bagaimana keadaan jaringan komputer disana?
  • Apakah jaringan komputer yang ada sudah dimanfaatkan secara maksimal?
  • Siapa saja yang memiliki akses jaringan komputer di SMK 1?
  • Bagaimana mengoptimalkan sistem jaringan komputer di SMK 1 dengan maksimal?
  • Dampak positif apa yang didapatkan dengan pengoptimalan jaringan komputer di SMK 1?

7. Contoh Rumusan Masalah Penelitian Tanaman Hidroponik

Membahas mengenai hidroponik sangat luas, sehingga Anda harus memberi batasan masalah yang jelas. Jika tujuannya hanya untuk membahas mengenai hidroponik secara umum, maka bahaslah secara umum dan jangan masuk lebih rinci, seperti berikut :

  • Apa itu tanaman hidroponik?
  • Apa saja keunggulan menanam dengan menggunakan cara hidroponik?
  • Bagaimana teknis cara penanaman hidroponik?
  • Apa manfaat yang didapat dari menanam dengan cara hidroponik?
  • Tanaman apa saja dan berapa lama proses penanaman hidroponiknya

8. Contoh Rumusan Masalah Pembuatan Tempe

Pembuatan tembe bisa diteliti dari sisi bisnis atau ilmiah, jika memilih meneliti dari sisi ilmiah maka pembahasannya lebih seputar gizi. Anda harus merujuk dari hal paling dasar terlebih dahulu, meskipun mungkin sudah diketahui orang seperti berikut :

  • Apa itu tempe?
  • Bagaimana pengolahan hingga menjadi tempe?
  • Proses apa saja yang terjadi?
  • Apa kelebihan tempe dari segi kandungan gizi?
  • Apakah tempe bisa bermanfaat bagi tubuh

9. Contoh Rumusan Masalah Mengenai Timbunan  Sampah

Pertama-tama tentukan dahulu skala penelitian yang akan diambil, misalnya hanya setingkat kompleks, rt, rw, desa atau lebih besar. Dari sini baru kemudian mencari contoh rumusan masalah pdf atau yang memiliki kasus sesuai. Barulah susun rumusan masalah sesuai studi yang sudah dilakukan seperti di bawah ini :

  • Apa definisi sampah?
  • Apa saja jenis sampah yang ada?
  • Seberapa besar timbunan sampah yang terjadi?
  • Apa yang menyebabkan timbunan sampah?
  • Bagaimana metode pembersihan sampah selama ini?
  • Apa dampak timbunan sampah bagi masyarakat sekitar?
  • Bagaimana memperbaiki pengolahan sampah?
  • Bagaimana membuat masyarakat peduli dan sadar mengenai timbunan sampah?

Sekian pembahasan mengenai rumusan masalah sekaligus contoh-contoh rumusan masalah secara langsung berdasarkan temanya. Dari contoh-contoh di atas, bisa dilihat bahwa rumusan masalah membahas dari yang paling umum terlebih dahulu baru masuk ke hal yang lebih khusus.

Baca juga: 2 Contoh Laporan Kegiatan Formal dan Singkat yang Bisa Anda Jadikan Referensi

Bentuk rumusan masalah adalah kata tanya yang singkat dan jelas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *